Jakarta




Aku ingin mendeskripsikan Jakarta dalam beberapa kata,
Panas,
Macet,
Ramai,
Sesak,
Mimpi,
dan Rindu.

Untuk  mereka yang ingin mengalahkan sang mentari,
Memenuhi koridor busway pukul 6 pagi,
Sahut-sahutan klakson adalah iringan senyap dalam ramai.

Untuk mereka yang kembali saat gelapnya hari,
Berdesakan demi cepat mengistirahatkan diri,
Sahut-sahutan klakson adalah pengantar ke alam mimpi.

Mereka adalah aku.
Aku adalah mereka.
Mungkin juga kamu.

Tentang menahan rindu untuk merajut asa.
Penghidupan bagi jutaan manusia.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maaf

Aku, Kamu, dan Semua Perempuan di Dunia Ini Cantik

Iffa Malika Ashari