Maaf
Kemarin aku kesal, pada setiap tatap dan bisik-bisik yang mampir di telingaku. Kemarin aku kesal, pada setiap ucapan-ucapan jahil akan sesuatu yang mereka sendiri tidak pahami. Lalu aku sadar, aku pun pernah lakukan yang sama. Bahwa ternyata cerminan itu benar adanya. Bahwa barangkali aku terlalu sibuk merasa tersakiti tanpa tahu pernah juga menyakiti. Bahwa terkadang bercandaku dapat melukai. Untuk setiap tutur dan sikap yang telah lalu, Untuk setiap hati yang pernah dilukai, Olehku, Sengaja ataupun tidak, Dengan penuh kerendahan hati, aku meminta maaf.